Kunjungi Iklan1




Pengertian INTERNAL AUDIT :: Tujuan dan Fungsi Audit







Pengertian INTERNAL AUDIT. Sebuah perusahaan maupun organisasi pada jaman yang modern dan globalisasi ini, peranan internal audit sangat penting dalam mendukung kemajuan perusahaan sesuai dengan kemajuan jaman. Internal audit ini dirasa mampu membantu pihak manajemen perusahaan dalam hal pengendalian dan dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Orang yang melakukan audit internal disebut auditor internal. Auditor internal sering ditemui pada perusahaan-perusahaan besar yang mana perusahaan besar memiliki banyak bagian atau departemen yang masing-masing memiliki tugas dan fungsi yang berbeda.

Image: Ekoonomi.com


baca juga: Pengertian STRATEGI PEMASARAN


Tugas dari internal auditor adalah menjamin pengendalian internal atau sistem pengendalian yang telah dijalankan di dalam perusahaan tersebut telah berjalan sesuai yang diharapkan sehingga dapat meminimalkan resiko penyimpangan dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Pada akhirnya akan mempercepat pencapaian tujuan perusahaan yang telah dirumuskan oleh manajemen.

Pengertian AUDIT INTERNAL

Definisi Audit Internal menurut para ahli dan menurut pakar

Menurut Dan Guy (2002:5) disadur dari landasanteori[dot]com
Audit adalah sebuah proses yang tersistem objektif dalam rangka menemukan data serta mengevaluasi bukti yang ditemukan untuk menilai tingkat kesesuaian antara pernyataan dan kriteria yang telah ditetapkan dan disepakati dimana hasilnya akan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan / manajemen.

Sesuai definisi tersebut, dalam pelaksanaan auditing terdapat unsur penting yaitu sebuah proses perolehan data dan proses evaluasi bukti-bukti dan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Bukti-bukti yang diperoleh baik internal maupun eksternal perusahaan akan digunakan sebagi bahan evaluasi  agar hasil audit lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dasar acuan atau tolok ukur seorang auditor internal dalam menentukan keputusan hasil audit adalah kriteria-kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. Pada akhir laporannya seorang auditor harus menampilkan informasi yang mudah dipahami oleh para pengguna agar terjadi evaluasi bersama yang dapat memajukan perusahaan.

Jika dilihat dari pihak yang melakukan pemeriksaan, terdapat dua kelompok auditor yaitu auditor internal dan auditor eksternal. Kedudukan dan tanggung jawab di antara kedua kelompok auditor tersebut sangat berbeda satu sama lain. Seorang auditor internal bekerja pada perusahaan, lembaga pemerintahan, atau perusahaan nirlaba, sedangkan auditor eksternal bekerja pada suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).

Meskipun pihak yang melakukan internal audit merupakan bagian dari organisasi yang diaudit itu sendiri, tetapi  pelaksanaan internal audit harus tetap obyektif dan independen dari aktivitas yang diaudit. Auditor internal umumnya melapor kepada manajer senior atau dewan direksi, sedangkan auditor eksternal hanya memiliki struktur pelaporan yang terbatas kepada kantor akuntan tempat auditor tersebut bekerja dan pihak ketiga (kreditor dan investor).

Untuk dapat memahami dan lebih memperjelas pengertian internal audit secara baik, berikut ini akan dikutip beberapa definisi internal audit.

Ikatan Auditor Internal (Institute of Internal Auditors – IIA) dikutip oleh Messier (2005:514), mendefenisikan audit internal adalah aktivitas independen, keyakinan obyektif, dan konsultasi yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan operasi organisasi. Audit internal ini membantu organisasi mencapai tujuannya dengan melakukan pendekatan sistematis dan disipilin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas manajemen resiko, pengendalian, dan proses tata kelola.

Definisi ini mengandung pengertian bahwa internal audit merupakan suatu aktivitas yang dilakukan untuk membantu manajemen dalam penyediaan informasi, dengan tujuan akhir yaitu menambah nilai perusahaan. Pelaksanaan internal audit dilakukan secara independen dan obyektif yang berarti tidak terpengaruh oleh pihak manapun dan tidak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan yang diaudit. Hasil audit yang diperoleh dari pelaksanaan internal audit secara independen dan obyektif tersebut akan dapat diandalkan oleh para pengguna informasi.

Tujuan Audit Internal

 Tujuan utama internal audit adalam membantu masing-masing pimpinan perusahaan atau manajemen dalam melaksanakan tanggung jawabnya dengan memberikan data analisa, penilaian, saran dan komentar mengenai kegiatan yang telah diperiksanya.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh seorang internal auditor untuk mencapai tujuan tersebut antara lain sebagai berikut:
  1. Menelaah dan menilai kebaikan, memadai tidaknya dan penerapan dari sistem pengendalian manajemen, pengendalian internal, dan pengendalian operasional lainnya serta mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang tidak terlalu mahal
  2. Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, rencana dan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan oleh manajemen
  3. Memastikan seberapa jauh harta perusahaan dipertanggung jawabkan dan dilindungi dari kemungkinan terjadinya segala bentuk pencurian, kecurangan dan penyalahgunaan
  4. Memastikan bahwa pengelolaan data yang dikembangkan dalam organisasi dapat dipercaya
  5. Menilai mutu pekerjaan setiap bagian dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh manajemen.
  6. Menyarankan perbaikan-perbaikan operasional dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas

Fungsi Audit Internal 

Fungsi internal audit bagi manajemen menurut Sawyer (2005:32) antara lain:
  1. Fungsi pengawasan terhadap semua kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak mampu diawasi sendiri oleh top manajement.
  2. Fungsi identifikasi dan peminimalan risiko.
  3. Fungsi validasi laporan ke manajer.
  4. Fungsi support atau membantu manajemen dalam bidang-bidang teknis / khusus.
  5. Fungsi membantu proses pengambilan keputusan.
  6. Fungsi analisis masa depan - bukan hanya untuk masa lalu.
  7. Fungsi membantu manajer untuk pengelolaan perusahaan.
Demikian penjelasan kami mengenai Pengertian Internal Audit menurut para ahli dan berbagai sumber yang mendukung. Semoga menambah pengetahuan kita semua.